Suka-Suka GW

…………………A……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
B…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………E………………………………………………………
………………………………………Z………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………E……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……MA……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………H…………………………………………………………………………………………………………………

Pasti lo baca yah itu titik-titik barusan? Itu kan nggak penting. ‘_’ hohoho.. mau aja diglobokin (typo). Eits, jangan protes! Ini kan bab suka-suka gw ya jadinya terserah gw dong mau nulis apa dan mau ngerjain siapa ‘_’ hohoho..
Jadi bersiap-siaplah kalian para pembaca yang dikerjain dalam bab ini. Eits, dilarang ngomong kotor dan jangan lempar buku sembarangan yah; ntar masuk neraka lho?! (ancaman anak SD).

Sama kayak gw, gwdulujugaseringdikerjainsamaorangorangyangsukangerjaingwdulu (pusing nggak bacanya tanpa spasi?).

Ceritanya gini nih, “pada suatu ketika di musim yang lalu di kala itu hujan rintik…” to be continued..
Coming Soon: suka-suka gw 2 (semacam judul sinetron yang tak habis-habis hingga sutradaranya modar aja). Eh, nggak kog, yang bener gini nih ceritanya simak dengan serius yah karena gw lagi cerita serius nih! Nggak percaya kalo gw serius? Liat nih mata gw yang sipit sampe melotot  ‘_’

Waktu itu gw baru masuk SMA. Bagi yang belum tahu artinya, SMA itu adalah Sekolah Menengah Atas. Nah, kalo SMB itu Sekolah Menengah Bawah. Berhubung gw anaknya rajin menabung dan hapal pancasila, makanya gw bisa masuk SMA bukan SMB, hebat kan gw ‘_’ hohoho.. (jadi kapan ceritanya nih?!!!).

Waktu gw baru masuk SMA, kan ada yang namanya MOS tuh. MOS itu adalah Masa Orientasi Siswa yang mana siswa baru dikerjain sama kakak kelas bergaya banci tapi berpura-pura senior, cih! (emang perlu sampe ngeludah gitu yah?!). Nah, kalo MOP itu artinya Masa Onani Perdana, dimana lo ditempa masa kedewasaan lo (ngasal). Kalo MIB itu artinya Men In Belekan (bagi yang nggak tahu arti belek, silahkan pelototin mata bokap nyokap lo dari tidur sampe kebangun).

Jadi, pas waktu MOS gw sering banget dikerjain sama kakak tingkat gw (yah, mungkin karena gw punya pesona gitu kali yoy). Gw suka dimarah-marah yang katanya untuk melatih mental biar kuat. Padahal kalo untuk letihan mental lo masuk kursus beladiri Judo ada, pasti nanti lo dimental-mentalin (ketahuan bahasa Indonesianya di rapor -5). Terus gw juga sering disuruh-suruh nggak jelas gitu, kena hukuman walaupun gw nggak ada salah. Apa gw dianggep sebagai sasaran empuk yoy bagi kakak tingkat gw? (padahal kan anu gw keras, bukannya empuk). Atau gw emang terlalu mempesona? (masih aja narsis). Jadi gw disuruh push-up bertubi-tubi, gw sih suka aja gw nggak ngelawan kalo disuruh push-up, abisnya setiap gw push-up ada kakak tingkat cewek yang sengaja terlentang di bawah gw. Dan yang lebih parah lagi gw terkadang disuruh pura-pura latah (padahal emang gw latah) sama senior gw. Kita dihadapkan berpasang-pasangan kali ini, kebetulan gw dapet pasangan cewek yang namanya Anty (Anaknya Santy). Anty lumayan cantik sih, hanya saja daging di bibir bawahnya lebih 2kg dari bibir manusia lain yang pada umumnya, kayak kanebo (lap kuning untuk mencuci motor/mobil).

Awalnya sih gw simpatik ngeliat si Anty, tapi lama-kelamaan gw jadi iba, terus berakhir dengan jijik gara-gara mandangin bibir bawahnya. Jadi pas disuruh berhadapan senior memerintahkan kita untuk berpura latah dan harus reflek dengan apa yang senior perintahkan nantinya (kebayang nggak seremnya kejadian nantinya kayak apa?).
“Jongkok!” ujar senior, langsung kami bergegas jongkok sembari berhadapan. “Berdiri!” kata si jancuk (senior), langsung kami bergegas berdiri seketika. “Peluk teman yang di depan kalian!” ujarnya, langsung saja aku tampar si Anty (muka Anty tanpa ekspresi). “Sekarang cium pasangan kalian!” si jancuk berkoar lagi, langsung saja dua kali aku tampar wajah Anty, gerakku reflek (siapa pula yang mau mengecup kulit sapi yang berhamburan itu?!). “Koprol depan koprol belakang dan samping kanan-kiri dua kali!” teriak senior edan yang terus merongrong, langsung saja aku mengambil karung beras berukuran 30kg lalu memasukkan kepala senior brengsek itu dan menceburkannya ke dam (sungai kecil di belakang sekolah) beramai-ramai dibantu dengan teman seangkatanku yang lainnya.

Setelah kejadian itu, para jancuk pun tak lagi berani menggangguku. “Keadaan sudah terkendali” ujarku yang maha ganteng ini. Hanya saja, aku prihatin dengan keadaan Anty. Dia bersedih dan menyendiri duduk di sudut kelas. Dia bersedih bukan karena aku yang menampar wajahnya, akan tetapi karena dia tak sengaja melihat cermin besar di dalam
kelas dan dia sempat menoleh ke cermin itu. Kasihan Anty. #prayforAnty

Hari pertama masuk sekolah. Ada yang berubah pada Anty, dia sekarang menjadi pujaan hati para pria di sekolah. Ternyata Anty menyadari kekurangan dirinya lalu dia operasi plastik pada daging lebih yang dia punya. Kini dia terlihat sexy dengan bibir tipisnya, hanya saja sisa daging bekas operasiannya dia pindahkan ke bagian tubuh dia yang lain (mungkin karena Anty menganut paham; dibuang sayang). “Dimanakah daging itu?”

Anty memindahkan sisa daging dari bibirnya ke payudara dan bokongnya hingga terlihat menonjol dan montok (padahal tetep aja lembek dagingnya semacam kulit sapi). Akibat perpindahan daging yang secara paksa, kalo seandainya Anty tanpa busana mungkin payudaranya dan bokongnya bisa jatuh hingga menyentuh tanah. Tapi kita harus tetap menghargai usaha Anty, setidaknya Anty enak dipandang ketika ia berbusana. Terimakasih Anty sudah mau mengerti dengan keadaan. #prayforAnty