D: Engkau mata air di tengah gurun pasir, dan aku hanya pejalan kaki yang kekeringan hati; hadirmu, menyelamatkanku. #sepasanghati

P: Siapa yang menyangka kalau hati bisa jatuh hingga sejauh berkilo-kilometer dan mendarat di hatimu. #sepasanghati

D: Biarlah aku menjadi landasanmu, agar kau bisa mendarat dan terbang setiap saat; karena hatiku bukanlah penjaramu. #sepasanghati

P: Ketimbang kembali terbang dan menyiapkan landasan pada tempat lain, aku jauh lebih menginginkan tetap pada landasanku; kamu. #sepasanghati

D: Maka tetaplah disini menemaniku, menyatukan asa kita; menggenapkan segala keganjilan hati. #sepasanghati

P: Kalau begitu, aku akan mulai menata ulang setiap sudut-sudut ruang yang lama dibiarkan kosong; hati. #sepasanghati

D: Mari kita menata ruang hati dengan warna kesukaan kita; yaitu merah untuk gairah, hitam kekuatan, dan putih ketulusannya. #sepasanghati

D: Dari berjuta bintang yang ada pun kita yang berjauhan, tapi mengapa sinar kita dapat bertemu? Dan aku berterimakasih atas itu. #sepasanghati

P: Entahlah, aku tak tahu banyak tentang ilmu astronomi. Tapi aku paling tahu tentang satu hal, aku bahagia bertemu kamu.

D: Kita sepasang hati, ku tak ingin berakhir dengan sepasang kaki; karena bahagiaku pun ada padamu. #sepasanghati

P: Hujan menyirami november dengan rintik rindu, pun hati yang tak pernah habis mengharapkan datangnya bahagiaku. Kamu. #sepasanghati

D: Dan biarkan saja jarak berkuasa, biarlah rindu mengkristal pun kekal; sepasang hati kita akan menjadi lebih mahal. #sepasanghati

P: Bagaimana cara kita menunggu malam? Aku memberikanmu senja dan kamu membuatkan aku pagi. #sepasanghati

D: Kita tidak menunggu malam, kita menggaduhkannya dengan buah kerinduan dan lenguh kenikmatan. #sepasanghati

P: Membicarakan dirimu memang takkan pernah ada habisnya. Bagaimana bisa habis, sampai kini aku masih kecanduan mengingat kamu. #sepasanghati

D: Kau pun tahu, bahwa perasaan takkan pernah habis diungkapkan; tapi dapat dibungkam dengan kecupan dari bendungan kerinduan. #sepasanghati

P: Kamu terlanjur menjadi candu untuku, terlanjur menjadi rindu, menjadi cinta, menjadi mimpi setiap lelapku. #sepasanghati

D: Kita menjadi candu untuk sepasang hati kita, mimpi pun selalu mempertemukan kita; itulah kekuatan rindu. #sepasanghati

P: Seandainya harus kehilangan kamu detik ini juga, aku akan tetap menjadikanmu salah satu yang teristimewa di dalam hati. #sepasanghati

D: Dan seandainya kita kehilangan sepasang hati kita, maka tempat terindah lainnya ialah kesunyian. #sepasanghati

P: Belum sempat aku mengikat rindu, hingga berterbangan ke udara, menjadi sekumpulan partikel manis sekaligus miris menyusup mimpi. #sepasanghati

D: Itulah kekuatan rindu, bisa terasa kapan dan dimana saja. #sepasanghati

P: Aku senang bisa menjadi salah satu bagian baru dalam hidupmu, pun sebaliknya. #sepasanghati

D: Kita merupakan dua bagian yang menyatu; ketika aku gigil karena hujan, ada dirimu yang menghangatkan. #sepasanghati

P: Ada senyum bahagia di bibirku hari ini, dan itu karena kamu; yang namanya selalu kurapalkan dalam do’a. #sepasanghati

D: Kan kujaga senyum di hari-harimu; agar senantiasa abadi sepasang hati kita. #sepasanghati

P: Sementara orang-orang siibuk membenahi jemuran, aku masih berkutat membenahi rindu yang teramat tinggi tumpukannya. #sepasanghati

D: Rindu yang bertumpuk menjadi bukit, akan kita basuh dengan sebuah pertemuan; dimana kehebatan jarak dan waktu kita kalahkan. #sepasanghati

P: Dalam setiap do’aku selalu ada harap diamini para malaikat; agar sejauh apapun terbentang jarak, kita tetap merasa dekat. #sepasanghati

D:  Setiap kebaikan daripada do’a kita, para Malaikat menjadi saksi dengan Tuhan yang meridho’i; menjaga erat sepasang hati kita. #sepasanghati

P: Jangan pernah lelah apalagi berhenti mengerti, karena kau adalah alasanku menjaga hati. #sepasanghati

D: Dan ku takkan lelah menjaga sepasang hati ini, dengan kekuatan rindu yang mempererat hati kita selalu. #sepasanghati

P: Kebersamaan kita membuat semesta bahagia, mungkin itu pertanda bahwa kita ditakdirkan untuk bersama. #sepasanghati

D: Dan disaat kita bersama, semesta berbahagia. Pun ketika kita merindu maka jarak akan terasa amat pilu; biarlah, biarkan seperti itu. #sepasanghati

D: Tunggu aku, sayang. Akan kita benamkan semua kerinduan yang ada dengan kecupan-kecupan kemesraan pada pertemuan.  #sepasanghati